Lebih dari 50 tahun perjalanan PT Badak NGL — dari ladang gas hingga pabrik LNG kelas dunia.
Huffco menemukan Lapangan Badak di Kalimantan Timur, meletakkan fondasi industri LNG Indonesia.
Lima perusahaan Jepang menandatangani kontrak penjualan LNG pertama Indonesia, menandai dimulainya era ekspor LNG negara ini ke Asia.
Train A dan B mulai beroperasi. Kargo LNG pertama yang dikirim ke Jepang menjadikan Indonesia sebagai eksportir LNG terbesar di dunia.
Dengan selesainya Train H, kapasitas Badak mencapai 22,5 MTPA — salah satu kompleks LNG terbesar di dunia.
Pencapaian bersejarah — pengiriman kargo LNG ke-2.000, membuktikan dua dekade keandalan operasional.
PT Badak NGL menerima penghargaan PROPER Gold pertama dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas pengelolaan lingkungan yang luar biasa.
Menjadi perusahaan pertama di Asia yang meraih sertifikasi DNV Level 8 — pengakuan tertinggi untuk keselamatan dan keandalan operasional.
Menjadi pabrik LNG pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi ISO 50001 — standar manajemen energi internasional.
Menerima Indonesia Quality & Service Award (IQSA) 2025 dalam kategori "The Unggul Indonesia" atas keunggulan dalam kualitas nasional.
Penghargaan dan sertifikasi nasional & internasional yang mencerminkan komitmen PT Badak NGL terhadap keunggulan operasional.
Satu-satunya kilang LNG di Indonesia yang tersertifikasi standar manajemen energi internasional ISO 50001.
Dicapai melalui 9 program dekarbonisasi aktif, menuju operasional energi bersih.
Peringkat Gold dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan selama lebih dari 15 tahun berturut-turut — standar pengelolaan lingkungan tertinggi.
Perusahaan minyak & gas pertama di Asia yang menerima sertifikat keselamatan DNV Level 8 berdasarkan ISRS Edisi 7.
Lebih dari 10.000 kargo LNG telah dikirim ke seluruh Asia, membuktikan keandalan operasional yang tak tergoyahkan selama beberapa dekade.
Penghargaan bergengsi Indonesia Quality & Service Award atas keunggulan dalam kualitas dan layanan nasional.